BANGUNAN tua merupakan jejak sejarah sebuah kota. Bangunan tua harus tetap dilestarikan dan masuk budaya arsitektur karena melambangkan desain bangunan masyarakat kota di masa lampau.
Belanda merupakan salah satu negara yang memelihara bangunan tua, yang di antaranya terdapat di Kota Amsterdam.
Di sana banyak terdapat bangunan tua dan monumen yang terpelihara dengan baik. Sedikitnya ada 8.000 monumen yang dijaga kelestariannya oleh Pemerintah Kota Amsterdam.Tidak mengherankan bila kota itu mendapat julukan the Living Museum karena terdapat ribuan monumen. Banyaknya bangunan tua itu membuat Kota Amsterdam menjadi destinasi bagi wisatawan mancanegara.
Bangunan tua itu telah menjadi aset bagi Amsterdam. Karena itu, pemerintah setempat memilikikebijakan khusus untuk melindungi monumen, bangunan tua, kanal, dan struktur kota.
Bukan cuma itu, semua bangunan sejarah itu memiliki fungsi dan diperlakukan sesuai dengan peraturan yang dibuat, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah setempat Bangunan-bangunan tua itu adalah yang berfungsi sebagai hotel, pertokoan, apartemen, sekolah, perkantoran, restoran, atau tempat hiburan seperti bar dan kafe.
Sedikitnya ada 20.000 gedung tua yang berdiri di atas tanah seluas 800 hektare. Bangunan tersebut terdiri dari bangunan gudang, gereja, dan istana yang dibangun sebelum tahun 1850. Terdapat pula 6.700 bangunan yang masuk kategori monumen nasional seperti gedung bersejarah, dan ada sekitar 200 bangunan dan monumen yang dijaga oleh Pemerintah Kota Amsterdam, serta 1.160 gedung yang kemudian masuk kategori tersebut. (Sus/S-1)
sumber: http://bataviase.co.id/node/589077
Showing posts with label Banguna Tua. Show all posts
Showing posts with label Banguna Tua. Show all posts
Thursday, July 28, 2011
Wednesday, July 27, 2011
Bangunan Tua Jejak Sejarah dan Budaya Bangsa
Kantor Pos Yoyakarta
Indonesia, dengan letaknya yang strategis dan kekayaan alamnya yang berlimpah, mengundang berbagai transaksi perdagangan dari Eropa, Arab, India dan China. Posisi ini menjadikan Indonesia pusat perdagangan yang ramai dan pelabuhan yang sibuk. Tempat bertemu dan berlebur berbagai kultur dan jamaknya etnisitas menambah kaya sejarah bangsa. Indonesia adalah sebuah bangsa yang mempunyai banyak potensi untuk menjadi yang maju dan besar.
Bangunan-bangunan yang berkualitas berhasil menjadi koneksi antara visi kreatornya, impian sang pengguna atau orang yang tinggal di dalamnya menyatu dengan alam sekitarnya, dilatarbelakangi konseptual environmental metafisika, teologi dan filosofi merupakan hasil arsitektural awal yang menunjukan kemakmuran dan kesejahteraan manusia. Ditambah dengan nilai historisnya, menjadikan bangunan-bangunan tua kekayaan negara yang tak ternilai. Bangunan-bangunan tua mendapat kehormatan dan perhatian khusus di negara-negara maju lainnya atas konsiderasi fundamental.
Sudah menjadi tugas kita sebagai generasi muda untuk dapat melestarikan peninggalan besejarah tersebut. tapi kita lihat sekarang justru banyak sekali yang tidak terurus bahkan dibongkar. Menjadikan tua dengan perpaduan modern merupakan keharusan terkait dengan perawatan yang membutuhkan cukup banyak biaya.
Bank Indonesia Solo
Yang terpenting adalah kita sebagai bangsa yang besar harus mampu melestarikan budaya luhur bangsa yang merupakan peninggalan bersejarah yang tidak tergantikan.
Program restorasi atau pemugaran bangunan tua merupakan agenda nasional untuk menjaga orisinalitas dan perawatan peninggalan sejarah bangsa. Peringatan dan perayaan sejarah tidak selamanya terlukiskan indah penuh kemenangan, di dalamnya juga terkandung sejarah yang hitam dan penuh perjuangan menjadikan arsitektur bangunan tua mendapat tempat yang sangat istimewa pada kemajuan bangsa.
Program restorasi atau pemugaran bangunan tua merupakan agenda nasional untuk menjaga orisinalitas dan perawatan peninggalan sejarah bangsa. Peringatan dan perayaan sejarah tidak selamanya terlukiskan indah penuh kemenangan, di dalamnya juga terkandung sejarah yang hitam dan penuh perjuangan menjadikan arsitektur bangunan tua mendapat tempat yang sangat istimewa pada kemajuan bangsa.
Bank Indonesia Yogyakarta
Anak bangsa yang terbuai dengan mimpi dengan sendiri telah menjadi musuh terbesar bagi dirinya. Sibuk berjuang untuk menjadi yang terbaik sehingga lupa akan akar-akar yang menjadikannya. Sejarah ada karena tidak semua harus kita jalani sendiri. Dengan adanya kesadaran untuk belajar dari masa lampau, kita baru bisa membangun sejarah baru yang lebih baik, tanpa harus mengulang yang lama
Kultur yang rapuh dibangun tanpa jati diri dan kesadaran untuk belajar dari masa lalunya. Bangunan tua yang bercerita tentang masa lalu, sekarang dan masa depan tentang sebuah bangsa sedang menunggu untuk diselamatkan dari kerapuhannya.
Lawangsewu Semarang
sumber: http://kibagus-homedesign.blogspot.com/2010/01/bangunan-tua-jejak-sejarah-dan-budaya.html
Posted by
Admin
at
6:23 PM
Subscribe to:
Posts (Atom)






